Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Mendengarkan Musik Untuk Janin dan Calon Ibu

Ngomong tentang kehamilan memanglah bukan suatu hal yang mudah. Alasannya, saat hamil bunda wajib memelihara kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan baik, sebab bisa mempengaruhi pertumbuhan calon buah hati di dalam kandungan.

Mulai dari menjaga pola konsumsi makanan dan minuman, mengurangi aktivitas berat, sampai menjaga melakukan beberapa aktivitas yang dapat mendukung tumbuh kembang janin. Contohnya, seperti mendengarkan musik saat hamil. 

Pernah mendengar tentang ini?

Ya, banyak yang bilang kalau mendengarkan musik saat hamil mempunyai banyak manfaat baik untuk calon buah hati dan diri sendiri.


Manfaat Mendengarkan Musik Untuk Janin



Apakah janin di dalam kandungan dapat mendengarkan suara apalagi musik?

Dikutip dari laman Whattoexpect bayi mulai dapat mengetahui suara- suara terbatas di sekitar minggu ke- 16 kehamilan. Di umur 24 minggu, telinga bagian luar, tengah, serta dalam janin tumbuh semakin baik.

Tidak cuma itu, telinga janin juga telah cukup dewasa, sehingga kemungkinan ia bakal merespon terhadap suara apalagi kebisingan.

Lalu apa saja manfaat yang dapat didapat janin dikala calon ibu mendengarkan musik?

Tingkatkan gerakan janin

Janin di dalam kandungan dapat mendengar musik yang bunda mainkan. 

Apalagi janin bisa merasakan getaran dari musik tersebut serta turut bergerak selaras dengan ketukannya. Hal ini bisa tingkatkan refleks, respon, serta gerakan secara keseluruhan.


Membantu pertumbuhan otak

Mendengarkan musik dapat memberikan manfaat positif buat janin di dalam kandungan. 

Dikutip dari laman Unicef. org, musik mempunyai peran penting dalam pertumbuhan otak bayi saat sebelum lahir. 

Bunda dapat memulai mendengarkan musik klasik, musik dengan suara lembut sebagai pengantar tidur. Hal tersebut dapat menenangkan buat janin.


Pengembangan kepribadian

Diyakini kalau tipe musik yang Bunda mainkan dapat membantu membentuk karakter si kecil saat nanti tumbuh dewasa. 

Musik yang menenangkan dinilai dapat membantu membentuk individu yang lebih tenang, sebaliknya musik yang cukup keras cenderung membawa sifat agresif.


Manfaat Mendengarkan Musik Saat Hamil buat Calon Ibu

Manfaat Mendengarkan Musik Saat Hamil buat Calon Ibu


Perlu diketahui juga yah bun, ternyata mendengarkan musik saat mengandung tidak cuma berguna untuk janin di dalam kandungan, lho. Ya, mendengarkan musik dikala mengandung pula dapat memberikan manfaat baik untuk diri bunda. Apa sjaa?


Memelihara kestabilan tekanan darah

Dampak relaksasi yang dihasilkan saat mendengarkan musik, membuat tekanan darah bunda lebih normal. 

Efek ini juga bisa mencegah bunda dari komplikasi kehamilan yang bisa terjadi akibat darah tinggi dan salah satunya merupakan preeklamsia.

Apabila tidak segera ditangani, preeklampsia dapat tumbuh jadi eklampsia yang beresiko serta dapat menimbulkan kematian, baik pada bunda ataupun janin.


Meredakan nyeri saat hamil

Tidak hanya menstabilkan tekanan darah, dampak relaksasi saat mendengarkan musik juga bisa meredakan rasa nyeri yang sering timbul saat mengandung, baik nyeri punggung, nyeri perut, hingga sakit kepala.

Hal ini bisa terjalin sebab badan secara alami akan menciptakan hormon endorfin ataupun pereda sakit alami, termasuk saat Kamu mendengarkan musik yang disukai.


Mengatasi keluhan susah tidur

Perpaduan irama serta lirik dalam musik dapat membuat badan serta pikiran bunda lebih rileks. 

Sebuah riset mengatakan kalau ibu hamil yang mendengarkan musik selama 4 pekan berturut- turut mempunyai kualitas tidur yang lebih baik daripada mereka yang tidak mendengarkan musik sama sekali.


Tahu Batasan Volume

batas volume untuk janin dalam mendngarkan musik


Mendengarkan musik saat hamil sah- sah saja. 

Tetapi bunda juga wajib tahu cara pas memberikan musik untuk janin dalam kandungan. Misalnya, Bunda wajib tahu batas volume untuk janin dalam mendngarkan musik. 

Dikutip dari laman Healthline, rahim merupakan tempat yang cukup bising. Ada suara perut, jantung bunda yang berdetak, paru- paru terisi udara, dan sebagainya.


Masih dari laman yang sama, dikala mengandung Bunda harus dapat menjaga volume suara di luar sekitar 50 sampai 60 desibel ataupun sama kerasnya dengan percakapan normal. 

Sebaiknya, jauhi memakai headphone di perut serta memakai earphone dengan keras, sebab suara tersebut dapat mencapai ke janin yang terdapat di dalam kandungan.


Demikian informasi tentang mendengarkan musik saat mengandung yang butuh Bunda ketahui. Semoga bermanfaat